Posts

Showing posts from August, 2018

Hitam Putihnya Pendidikan

Image
Oleh : Adi Nghadiman Pendidikan saat ini m,engalami kemajuan yang sangat pesat,walau terkadang banyak orang beranggapan bahwa dunia pendidikan mengalami kemunduran.Sebagai seorang pendidik kemajuan pendidikan sangat dirasakan.Terbukti dengan banyaknya siswa didik yang banyak mengetahui apa yang mereka inginkan.Mulai dari keinginan menikmati teknologi yang ada sampai teknologi untuk dunia yang kelam.Dengan kemajuan ini banyak sekali siswa yang memanfaatkan dengan kebaikan dan kejelekan.Apabila dia mengunakan kemajuan teknologi ini dengan kabaikan tentu saja mereka akan mendapatkan ilmu yang berlimpah,kerana dengan kemajuan teknologi ini siswa yang memanfaatkan sangat baik.Apabila siswa memanfaatkan ini dengan berpandangan dengan keburukan mereka akan terjerumus ke jalan keburukan.Salah satu contoh apabila mereka mengunakan dengan jalan kebaikan,dia akan membuka web dengan yang baik baik saja sesuai kebutuhan apa yang dia inginkan,tapi apabila dia membuka web yang jelek ia akan ter...

GURU DALAM REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Image
Oleh: Dimasmul Prajekan” Revolusi industri 4.0 telah mulai memakan korbannya. Masuklah ke jalan tol. Betapa kasir – kasir cantik di pintu – pintu tol yang melayani pembayaran jasa jalan tol, kini mulai steril dari pandangan. Jalan tol sudah tak butuh pelayanan manusia. Tugas melayani ,telah digantikan oleh mesin. Para costumer tak perlu berurusan dengan sepotong kartu manual di pintu masuk lalu membayar di pintu berikutnya. Para costumer cukup menempelkan kartu e-tol, dan bereslah urusan transaksi keuangan dengan jasa marga. Wanita cantik yang melayani pembayaran jasa jalan tol telah menjadi salah satu korban revolusi industri 4.0.Karyawati yang selama ini melayani pembayaran jasa jalan tol tiba – tiba harus angkat kaki. Berapa jumlah pintu tol ? Sebanyak itu pula para karyawati dihempaskan nasibnya oleh kehadiran kartu tol elektronik. Sepotong pemandangan yang ada di depan mata. Saya yakin pemandangan seperti ini akan terjadi di bilik dunia lain,di sektor – sektor lain. Saya ...

PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

APKS PGRI J A W A  T I M U R Dalam rangka Peningkatan SDM para Guru dan Pembinaan kader anggota PGRI Jawa Timur,untuk itu APKS PGRI Jawa Timur mengadakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan bagi anggota PGRI di Jawa Timur. Pendidikan dan Pelatihan Model IN ON IN tersebut akan dilaksanakan pada Hari Tanggal : : Sabtu dan Minggu 8 dan 9 September 2018 Jam : 12.00 wib s/d selesai ( Hari Sabtu) : 08.00 wib s/d selesai ( Hari Minggu ) Tempat : Gedung PGRI Jatim Jl.A Yani No.6-8 Surabaya Acara : Pendidikan dan Pelatihan Pembicara : Dr.Prianto Widdodo,M.M.( Derektur Pasca Sarjana STKIP Sidoarjo : Dr.Indah Khatulistiowati( Dosen Universitas Airlangga Surabaya) : Yustinus Budi Setyanta,S.Pd,M.Pd (Pengawas dan Tim Penilai PTK Jawa Timur) Keynotspeaker Moderator : : Drs.H.Ihcwan Sumadi,M.M.(Ketua PGRI ...

Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa

Image
Oleh : Adi Ngadiman,MM. Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Budaya diartikan sebagai keseluruhan sistem berpikir, nilai, moral, norma, dan keyakinan  manusia yang dihasilkan masyarakat. Sistem berpikir, nilai, moral, norma, dan keyakinan itu adalah hasil dari interaksi manusia dengan sesamanya dan lingkungan alamnya.Demi kemajuan peserta didik.Dan semua peraturan itu sudah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.Dan diperbarui dengan Perpres Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter Bertujuan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No 87 Tahun 2017 adalah a) membangun dan membekali Peserta Didik sebagai generasi emas Indonesia Tahun 2045 dengan jiwa Pancasila dan pendidikan karakter yang baik guna menghadapi dinamika perubahan di masa depan; b) mengembangkan platform pendidikan nasional yang meletakkan pendidikan karak...

Munculnya Istilah “Kids Zaman Now”

Image
Oleh :Djoko Susilo,S.Pd.,M.Pd. Dari mana datangnya istilah “Kids jaman now”? Mungkin demikian pertanyaan sebagian dari kita. Apalagi sekarang, ketika istilah ini seperti telah menjadi bahasa sehari-hari. Sebentar-sebentar kids jaman now, sebentar-sebentar kids jaman now. Pendek kata, viral lah, khususnya sepanjang tahun 2017 lalu. Ini ditandai dengan banyaknya warganet yang menulis status dan berbagai postingan yang menyinggung tentang kids jaman now. Apalagi anak-anak remaja. Jumlahnya tidak sedikit dan bahkan membludak, memenuhi berbagai status di sosial media. Mulai dari Facebook, Instagram hingga Twitter. Lantas, apa sih sebenarnya kids jaman now itu, dan dari mana datangnya? So  pasti bukan datang begitu saja, apalagi jatuh dari langit. Usut punya usut, ternyata istilah yang hingga kini makin sering digunakan itu pertama kali ditemukan di sebuah web, ketika  diunggah oleh sebuah akun yang mengaku-ngaku sebagai Seto Mulyadi. Seto Mulyadi sendiri, seperti diketahui...

Seni Ludruk Bagian Dari Foklor

Image
Oleh : Indah Khatulistiowati Artikel, Sastra lisan merupakan bagian dari suatu kebudayaan yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat dan diwariskan secara turun temurun secara lisan sebagai milik bersama. Sastra lisan merupakan pencerminan situasi, kondisi, dan tata krama masyarakat pendukungnya. Pertumbuhan dan perkembangan sastra lisan dalam kehidupan masyarakat merupakan pertumbuhan dari gerak dinamis pewarisnya dalam melestarikan nilai budaya leluhur. Dalam hal ini, sastra lisan berperan sebagai modal apresiasi sastra yang telah membimbing anggota masyarakat ke arah pemahaman gagasan-gagasan berdasarkan cerita yang ada. Apresiasi sastra itu telah menjadi tradisi selama berabad-abad sebagai dasar komunikasi antara pencipta dan masyarakat, dalam arti komunikasi ciptaan yang berdasarkan sastra lisan. Ludruk merupakan pementasan. seni drama yang bersifat tradisional dan pementasan drama ludruk juga diiringi dengan iringan musik gamelan Cerita lisan lahir dari masy...

SAKIT, CUTI DAN IBADAH TERIMAKASIH PGRI

Image
Oleh ;Soni Andiwijaya, PGRI Bondowoso  Artikel,Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utamanya mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi.[UUGD 14/2005] Guru juga manusia biasa mereka pasti akan merasakan sakit, mempunyai kepentingan dan ingin menunaikan ibadah yang membutuhkan skala waktu yang utuh dan sempurna.[Umroh/Haji] Realita dilapangan terkadang tidak semuanya sesuai dengan aturan yang ada, contohnya jika seorang guru sakit tidak lantas haknya dicabut karena tidak bisa mengajar murid-muridnya atau karena seorang guru menunaikan Ibadah Haji tidak seharusnya hak mereka dipotong karena telah meninggalkan kewajibannya. Seharusnya kita harus lebih proporsional jika ingin melihat secara utuh tentang hak dan kewajiban seorang guru, gunakanlah sudut pandang yang lebih luas agar realita di lapangan bisa terekam dan terakomodir sehingga bisa dirajut menjadi aturan yang seimbang dan tidak saling menyakiti. Seharusnya aturan itu memberi...

RELEVANSI “KONSEP TIGA DINDING” DAN SERAT WEDHATAMA BAGI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DI INDONESIA

Image
Oleh: Yustinus Budi Setyanta Artikel,Siapa yang tak mengenal Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional? Semua masyarakat Indonesia yang sudah mengenyam bangku sekolah tentu mengenalnya. Apalagi setiap tanggal 2 Mei, selalu diadakan upacara untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional. Tentu pada waktu itu sebagian perjalanan hidup Ki Hajar Dewantara kembali dibacakan, sekadar untuk mengingatkan kita. Konsep paling terkenal yang dikemukakan Ki Hajar Dewantara adalah  Ing Ngarsa Sung Tuladha; Ing Madya Mangun Karsa; Tut Wuri Handayani .  Kita mungkin ingat makna ungkapan tersebut. Guru harus dapat menempatkan diri pada setiap posisi dengan baik. Di depan, sewaktu memimpin, guru harus memberikan teladan yang baik ( Ing Ngarsa Sun Tuladha ). Ketika berada di tengah-tengah, dia harus bisa menggugah semangat peserta didiknya ( Ing Madya Mangun Karsa ), dan ketika di belakang mengikuti, harus menjadi motivator/pendorong semangat peserta didiknya ( Tut Wuri Handayani ). Filo...